Kamis, 26 Februari 2015
Kombinasi dahsyat suara cigun dan ciput untuk masteran
Ciblek gunung (Prinia atrogularis) termasuk spesies burung dari keluarga prenjak, atau dalam bahasa Inggris disebut kelompok burung prinia. Spesies ini terdiri atas tujuh subspesies / ras yang tersebar mulai dari Himalaya hingga Asia Tenggara, termasuk Semenanjung Malaysia dan Indonesia.
Satu hal yang menjadikan burung ini banyak digemari adalah suara kicauannya yang lebih lantang dan ngerol daripada jenis ciblek lainnya. Meski kicauannya tidak sevariatif ciblek kebun (ciblek putih dan ciblek kuning), tembakannya yang ngerol mampu menarik minat penggemar burung untuk memilikinya.
Alhasil, banyak penggemar burung ciblek biasa yang ketularan, sehingga berusaha membuat burung ciblek mereka rajin mengeluarkan suara tembakan yang dikenal dengan istilah suara ngebren.
Suara cigun dan suara tembakan ciput memang hampir mirip. Namun jika dibandingkan kekuatan vokalnya, suara ciblek gunung lebih kristal dan lebih lantang daripada suara tembakan (ngebren) burung ciblek dada putih.
Selain itu, tembakan cigun suara ngebren ciput kerap dimanfaatkan sebagai audio masteran, terutama untuk burung kicauan jenis lain seperti murai batu, cucak hijau, lovebird, cendet, atau branjangan. Tetapi jika suara kicauan mereka dikombinasikan, tentu hasilnya akan menjadi suara masteran yang cukup menarik.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar